Kamis, 07 Juni 2012
program turbo pascal: Sistem manajemen sumber daya manusia
program turbo pascal: Sistem manajemen sumber daya manusia: KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia...
Sistem manajemen sumber daya manusia
KATA
PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang
telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
tugas mata kuliah pengantar manajemen dan bisnis dengan membahas tentang “ Mengelola Sumber Daya Manusia Dalam
Organisasi “.
Dalam penyusunan makalah ini,
tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa
kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan
bimbingan orang tua, dosen dan teman-teman, sehingga kendala-kendala yang
penulis hadapi teratasi. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih
kepada :
1.
Ibu
Angel Purwanti yang telah meberikan
tugas dan petunjuk kepada penulis, sehingga penulis termotivasi dan menyelesaikan tugas makalh ini.
2.
Orang
tua dan teman-teman yang telah turut
membantu, membimbing, dan mengatasi berbagai kesulitan sehingga tugas ini
selesai.
Akhirnya penulis berharap semoga materi ini dapat bermanfaat dan
menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi penulis
sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai, Amiin.
Batam, …. Oktoober 2011
Hormat penulis,
Hendrik sudefri S
DAFTAR ISI
Halaman Judul .…………………………………………….............................................
1
Kata Pengantar .……………………………………………………….............................
2
Daftar Isi ...……………………………………………………………............................
3
Bab I Pendahuluan
1.1
Latar Belakang
………………………………………………………….. 4
1.2
Rumusan Masalah ……...………………………………………………..
4
1.3
Tujuan ...…………………………………………………........................
4
1.4
Manfaat ………………………………………………………………….
4
Bab II Isi/Pembahasan
2.1 Sistem manajemen sumber daya manusia…………………………………… 5
2.1.1Manajemen sumber daya
manusia …….………………......................... 5
2.1.2Rantai suplai ……………………….…………………………………... 5
2.2
Perencanaan sumber daya perusahaan …….. .……………………………… 6
2.2.1 Sejarah ………………………………………………………………… 6
2.2.2 karakter system ………………………………………………………... 6
2.2.2.1 Modul ERP
2.2.2.1 Modul
operasi ………………………………………………. 6
2.2.2.2 Modul
financial dan akunting ………………………………. 7
2.2.2.3 Modul
Sumber daya manusia ………………………………. 7
2.2.2.2 Keuntungan
penggunaan ERP
2.2.2.3
Keuntungan yg bisa diukur
…………………………………….. 7
2.2.3
Memilihan ERP
2.2.3.1 Latar Belakang ………………………………………………. 7
2.2.3.2 Syarat sukses
memilih ERP …………………………………. 8
2.2.3.3 Analisa Business Strategy
…………………………………… 8
2.2.3.4 Analisa People
………………………………………………. 9
2.2.3.5 Analisa Infrastruktur ………………………………………… 9
2.2.4.3 Software ERP ……………………………………………….
10
Bab III Kesimpulan
3.1
Kesimpulan ………………………………………………………………… 11
Daftar Pustaka …………………………………………………………………………..
12
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
LATAR BELAKANG
Memenuhi tugas makalah system
informasi sumber daya yang diberikan Bu.Uswatun Hasanah.
1.2
RUMUSAN MASALAH
Mengetahui apa itu system informasi
sumber daya beserta contohnya.mahasiswa dituntut mengerti apa yang diperlukan
dalam menangani suatu sumber daya baik itu sumber daya manusia/sumber daya
perusahaan.
1.3
TUJUAN
·
Sejarah perencanaan sumber
daya perusahaan.
·
Karakter system
·
Memilih ERP
·
Implementasi ERP
·
Manajemen sumber daya manusia
·
Rantai suplai
1.4
MANFAAT
·
Mahasiswa dapat menggunakan
penjelasan ini untuk berwiraswasta/bekerja pada perusahaan.
·
Mahasiswa dapat mengetahui 3
syarat sukses memilih ERP.
·
Mengetahui
tanda-tanda kegagalan ERP.
BAB II
ISI/PEMBAHASAN
2.1 Sistem manajemen sumber daya manusia
Sistem
Manajemen Sumber Daya Manusia (SMSDM/HRMS) merupakan sebuah bentuk
interseksi/pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM)
dan teknologi informasi. sistem ini menggabungkan
MSDM sebagai suatu disiplin yang utamanya mengaplikasikan bidang teknologi
informasi ke dalam aktifitas-aktifitas MSDM seperti dalam hal perencanaan, dan
menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah yang
terstandarisasi dan terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber daya
perusahaan/enterprise resource planning (ERP). Secara keseluruhan sistem
ERP bertujuan mengintegrasikan informasi yang diperoleh dari aplikasi-aplikasi
yang berbeda ke dalam satu sistem basisdata
yang bersifat universal. Keterkaitan dari modul kalkulasi finansial dan modul
MSDM melalui satu basisdata yang sama merupakan hal yang sangat penting yang
membedakannya dengan bentuk aplikasi lain yang pernah dibuat sebelumnya,
menjadikan aplikasi ini lebih fleksibel namun juga lebih kaku dengan
aturan-aturannya.
2.1.1 Manajemen sumber daya manusia
Manajemen sumber daya manusia, disingkat
MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur sumber daya
yang dimiliki oleh individu dapat digunakan secara maksimal
sehingga tujuan (goal) menjadi maksimal. MSDM didasari pada suatu konsep
bahwa setiap karyawan adalah manusia - bukan mesin - dan bukan semata menjadi sumber daya
bisnis. Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi,
dll. Menurut Henry Simamora dalam Manajemen Sumber Daya Manusia : Manajemen
sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan,
penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi
kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen
sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktek manajemen yang
mempengaruhi secara lansung sumber daya manusianya (2006:5).
2.1.2 Rantai suplai
Rantai
suplai rantai pasokan, jaringan logistik, atau jaringan
suplai adalah sebuah sistem terkoordinasi yang terdiri atas organisasi, sumber
daya manusia, aktivitas, informasi, dan sumber-sumber daya lainnya yang
terlibat secara bersama-sama dalam memindahkan suatu produk atau jasa baik
dalam bentuk fisik
maupun virtual dari suatu pemasok kepada pelanggan.
Badan usaha yang melaksanakan fungsi suplai pada umumnya terdiri dari manufaktur,
penyedia layanan jasa, distributor, dan saluran penjualan (seperti: pedagang eceran, ecommerce,
dan pelanggan
(pengguna akhir). Aktivitas rantasi suplai (rantai nilai dan proses siklus hidup) mengubah bahan baku
dan bahan pendukung menjadi sebuah barang jadi yang dapat dikirimkan kepada
pelanggan pengguna akhir. Rantai suplai menghubungkan rantai nilai.
Ada berbagai jenis model rantai
suplai, yang masing-masing menghubungkan mulai dari sisi hulu hingga hilir.
Tujuan utama supply chain
management adalah untuk memenuhi permintaan pelanggan melalui
penggunaan sumber daya yang pailng efisien, termasuk kapasitas distribusi, persediaan, dan sumber daya manusia.
Beberapa perusahaan memilih untuk
mengalihdayakan supply chain manegement mereka dengan bekerja sama
dengan penyedia jasa logistik pihak ketiga.
2.2 Perencanaan sumber daya perusahaan
Perencanaan
sumber daya perusahaan, atau sering disingkat ERP dari istilah bahasa
Inggrisnya, enterprise resource planning, adalah sistem
informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur
maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis
yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun
distribusi
di perusahaan bersangkutan.
2.2.1 Sejarah
ERP berkembang dari Manufacturing Resource
Planning (MRP II) dimana MRP II sendiri adalah hasil evolusi dari Material Requirement
Planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Sistem ERP secara modular
biasanya menangani proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan
(inventory), pengapalan, invoice dan akunting perusahaan. Ini berarti bahwa
sistem ini nanti akan membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan,
pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen kualitas dan sumber daya
manusia.
2.2.2 Karakter Sistem
ERP sering disebut sebagai Back
Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum
tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System
yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Customer Relationship
Management (CRM), e-Government dan lain-lain.
2.2.2.1 Modul ERP
Secara
modular, software ERP biasanya terbagi atas modul utama yakni Operasi serta
modul pendukung yakni Finansial dan Akunting serta Sumber Daya Manusia.
2.2.2.1.1 Modul Operasi
General
Logistics, Sales
and Distribution, Materials
Management, Logistics
Execution, Quality
Management, Plant
Maintenance, Customer
Service, Production
Planning and Control, Project
System, Environment
Management
2.2.2.1.2 Modul Finansial dan Akunting
General
Accounting, Financial
Accounting, Controlling,
Investment
Management, Treasury,
Enterprise
Controlling,
2.2.2.1.3 Modul Sumber Daya Manusia
Personnel
Management, Personnel
Time Management, Payroll,
Training
and Event Management, Organizational
Management, Travel
Management,
2.2.2.2 Keuntungan penggunaan ERP
2.2.2.2.1 Integrasi data keuangan
Untuk
mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan
mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik
2.2.2.2.2 Standarisasi Proses Operasi
Menstandarkan
proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan
produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk
2.2.2.2.3 Standarisasi Data dan Informasi
Menstandarkan
data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk perusahaan
besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis
bisnis yg berbeda-beda
2.2.2.3 Keuntungan yg bisa diukur
1.
Penurunan inventori
2.
Penurunan tenaga kerja secara total
3.
Peningkatan service level
4.
Peningkatan kontrol keuangan
5.
Penurunan waktu yang di butuhkan untuk mendapatkan informasi
2.2.3 Memilih ERP
2.2.3.1Latar Belakang
Secara
singkat, tidak semua ERP sama kemampuannya dan memilih ERP tidaklah mudah
(paling tidak, tidaklah sederhana), dan memilih ERP yang salah akan menjadi
bencana yang mahal
2.2.3.2 3 Syarat sukses memilih ERP
§ Knowledge
§ Experience
Knowledge & Experience
§ Selection Methodology
Metodologi
(BK. Khaitan, weblink)
2.2.3.3 Analisa Business Strategy
2.2.3.4 Analisa People
2.2.3.5 Analisa Infrastruktur
2.2.3.6 Analisa Software
2.2.4 Implementasi ERP
Berikut ini adalah ringkasan poin-poin
yg bisa digunakan sebagai pedoman pada saat implementasi ERP:
ERP adalah bagian dari
infrastruktur perusahaan, dan sangat penting untuk kelangsungan hidup
perusahaan. Semua orang dan bagian yang akan terpengaruh oleh adanya ERP harus
terlibat dan memberikan dukungan
ERP ada untuk mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan
produktivitas, bukan sebaliknya. Tujuan implementasi ERP adalah untuk
meningkatkan daya saing perusahaan
Pelajari kesuksesan dan kegagalan implementasi ERP, jangan
berusaha membuat sendiri praktek implementasi ERP. Ada metodologi tertentu untuk implementasi
ERP yang lebih terjamin keberhasilannya
2.2.4.1Gagalnya ERP
2.2.4.2 Tanda-tanda kegagalan ERP
Kegagalan ERP biasanya ditandai oleh adanya hal-hal sebagai
berikut:
1.
Kurangnya komitmen top management
2.
Kurangnya pendefinisian kebutuhan perusahaan (analisa
strategi bisnis)
3.
Cacatnya proses seleksi software (tidak lengkap atau
terburu-buru memutuskan)
4.
Kurangnya sumber daya (manusia, infrastruktur dan modal)
5.
Kurangnya ‘buy in’ sehingga muncul resistensi untuk berubah
dari para karyawan
6.
Kesalahan penghitungan waktu implementasi
7.
Tidak cocoknya software dgn business process
8.
Kurangnya training dan pembelajaran
9.
Cacatnya project design & management
10. Kurangnya komunikasi
11. Saran penghematan yang
menyesatkan
2.2.4.3 Software ERP
Berikut adalah software ERP yang saat
ini beredar, baik yang berlisensi bayar maupun open source
BAB III
KESIMPULAN
3.1
Kesimpulan
- Sistem Informasi Manajemen dibangun untuk mendukung proses yang berjalan dalam organisasi, dimana tercakup didalamnya antara lain : proses perencanaan, pengorganisasian dan pengendalian. Secara akurat Sistem Informasi Manajemen harus dapat memberikan informasi mengenai kondisi riil organisasi. Salah satu bagian dari Sistem Informasi Manajemen yang penting adalah Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM), karena sumber daya manusia merupakan aset yang sangat berharga bagi organisasi.
- Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan pilar fungsi utama organisasi dalam mendukung pola penentuan strategi dan kebijakan secara terpadu. Keputusan-keputusan sumber daya manusia yang sehat harus didukung oleh informasi mengenai sumber daya manusia yang baik. SISDM merupakan prosedur sistematik untuk mengumpulkan, menyimpan, mengambil dan memvalidasi data oleh organisasi mengenai sumber daya manusia, dan kegiatan-kegiatan personalia. [SIM97]
3. Perencanaan
sumber daya perusahaan, atau sering disingkat ERP dari istilah bahasa
Inggrisnya, enterprise resource planning, adalah sistem
informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur
maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis
yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun
distribusi
di perusahaan bersangkutan.
DAFTAR PUSTAKA
Langganan:
Komentar (Atom)
